FPP-UMM Perangi Covid-19: Desinfeksi Sragen dengan Drone

Sabtu, 28 Maret 2020 13:17 WIB   Administrator

Sragen, 28 Maret 2020 Fakultas Pertanian-Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang (FPP-UMM) melakukan desinfeksi melalui penyemprotan di Kabupaten Sragen Menggunakan Hexacopter Sprayer Drone. Jumlah laporan kasus positif virus covid-19/corona di Indonesia terus meningkat sejak diumumkan secara resmi 2 Maret 2020 lalu. Sampai artikel ini ditulis, telah dilaporkan sekurangnya 1.046 orang positif terjangkit virus corona, dengan korban meninggal sebanyak 87 orang, dan 74 sembuh.

Berbagai upaya dan himbauan telah dilakukan pemerintah, namun upaya tersebut belum cukup mampu menekan bertambahnya penderita baru. Hal ini tentu menjadi keprihatinan bagi semua pihak, termasuk civitas akademis UMM. Bermodalkan ilmu pengetahuan yang dimiliki dan teknologi yang telah dikembangkan dan digunakan, FPP-UMM selalu mencoba menebar manfaat untuk turut aktif memerangi penyebaran virus Covid-19.
upaya yang dilakukan adalah melakukan desinfeksi untuk membunuh patogen penyakit termasuk covid-19 yang mungkin ada dilingkungan sekitar.
FPP yang telah mengembangkan drone penyemprot canggih, memanfaatkannya untuk menyemprot desinfektan. Tuntas melakukan desinfeksi di beberapa kawasan di kota Malang, kini FPP mendesinfeksi berbagai fasilitas umum diseputaran pusat Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

(Foto dari Kiri: Dr. Wahono (pengembang drone); Dr. David Hermawan (dekan FPP))

Bersama Pemerintah Kabupaten Sragen, desinfeksi diawali di pusat kota tepatnya di area alun-alun. Di kawasan ini berbagai macam fasilitas publik disemprot desinfentan guna memperkecil resiko penularan virus. Penggunaan drone sprayer menjadikan proses desinfeksi tersebut berjalan cukup lancar dan cepat. Penyemprotan berlanjut ke kawasan RSUD dr. Soehadi Prijonegoro, Sragen. Desinfeksi area tersebut tentu didasarkan karena RSUD menjadi tempat yang nantinya akan beresiko sangat tinggi terkontaminasi patogen virus. Tempat terakhir yang menjadi target adalah beberapa pasar tradisional di Kabupaten ini. Selain melakukan desinfeksi, rombongan juga memberikan himbauan untuk selalu menerapkan "physical distancing" atau menjaga jarak antar orang sekurangnya 2 meter, selalu menerapkan hidup sehat dan bersih.

Melalui kegiatan ini diharapkan nantinya dapat mengurangi resiko bertambahnya korban positif terjangkit virus corona/covid-19 khususnya di daerah Sragen. Namun tak cukup sampai disitu, nantinya tim FPP akan terus bekerjasama dengan berbagai pihak untuk memperluas jangkauan desinfeksi diberbagai wilayah kota/kabupaten. #Dari Muhammadiyah untuk Bangsa (nod)

Shared: